January 17, 2022 Comment

 Teacher's Voice - Ini merupakan pengalaman saya pribadi dalam mengajar presentasi dengan menggunakan bahasa Inggris. Saya merupakan salah satu instruktur bahasa Inggris di LP3I Banda Aceh. Kami memiliki team pengajar yang hampir setiap minggu kita akan sharing banyak hal tentang mengajar bahasa Inggris


Dari banyak hal tersebut, saya hanya sharing satu pengalaman saja pada kesempatan kali ini yaitu mengajar presentasi dengan menggunakan bahasa Inggris. Mata kuliah presentasi akan di lalui oleh peserta didik di 
LP3I pada tahun kedua atau lebih tepatnya pada semester 4. Goal dari perkuliahan ini adalah peserta didik mampu presentasi dengan menggunakan bahasa Inggris dengan lancar.

Saat saya pertama sekali mengajarkan presentasi, saya memberikan banyak hal terkait bagaimana cara membuat slide presentasi lebih menarik, bahasa tubuh, dan berbagai macam linguistic features sudah saya ajarkan. 

Setelah beberapa minggu tiba lah waktu dimana setiap siswa harus mempresentasikan sesuatu di depan kelas. Minggu pertama presentasi permasalahan yang muncul adalah siswa yang mendengarkan presenter asyik dengan slide atau hafalan sendiri. Ditambah lagi ada yang ngerumpi, bukan main naik pitam kita, meledak meletus emosi. Walaupun sudah kita tegur dan kita ajarkan untuk bisa melatih diri untuk mendengarkan orang lain presentasi tapi justru semakin membandel.




Setelah minggu pertama itu, saya mulai mencari cara, bagaimana cara mengatur kelas agar lebih tenang saat ada yang presentasi? Saya coba diskusi dengan team instruktur bahasa Inggris LP3I, dan saya menemukan beberapa metoda yang menarik untuk di terapkan.


Setelah itu saya coba kembangkan lagi dan akhir nya saya menggunakan metode yang diterapkan pada audisi Indonesia Idol, namun agak sedikit saya modifikasi. 

Tujuannya adalah agar si presenter lebih fokus dalam presentasi, dan yang kedua yang mendengar juga fokus mendengar. Awalnya semua siswa masuk kedalam kelas, tapi kali ini hanya "juri" saja yang ada di dalam kelas. Juri itu adalah para siswanya sendiri.


Saya simulasikan seperti ini:

  • Pertama; siswa yang menjadi presenter 1 akan maju dan akan presentasi. 
  • Kedua; panggil 3 siswa lainnya untuk masuk kedalam kelas juga. Siswa yang lain berada di luar kelas untuk bersiap-siap. 
  • Ketiga;  ketiga siswa itu akan duduk dan menjadi juri. Katakanlah Juri A, B, C, dan akan memberi penilaian terhadap performance si presenter. 
  • Ke empat; masing-masing juri hanya memberi nilai, katakalah 60, 75, 79. Lalu di jumlah dan di bagi 3 maka akan menjadi nilai si presenter 1. 
  • Ke lima; Setelah presentasi dan pemberian nilai, presenter 1 duduk di bangku juri A. Juri A pindah ke tempat duduk Juri B, Lalu Juri C keluar dari kelas.
  • Ke enam; Panggil siswa selanjutnya (yang berada di luar kelas) untuk menjadi presenter 2.
  • Ke tujuh; lakukan hal tersebut hingga semuanya mendapat giliran.

Efeknya:

Pertama, efek yang terasa adalah siswa yang menjadi juri lebih fokus mendengarkan temannya presentasi. Sehingga mereka pun jadi belajar. Mereka yang jadi juri sudah pasti tidak akan "ngerumpi". 

Lalu efek yang ke dua adalah suasana sedikit mencekam akan di rasakan oleh si presenter. Disini si presenter harus mampu belajar mengendalikan suasana, dan juga tetap fokus pada isi presentasi. 

Efek yang terakhir adalah, kita sebagai instruktur pun sempat menuliskan hal-hal penting yang nantinya bisa kita bahas (review) di kelas.

Nah, itu dia cara yang saya terapkan di kelas presentasi. Sudah 2 tahun ini saya terapkan dan menurut saya sangat ampuh. Ada beberapa kali saya modifikasi lagi m
enjadi lebih kompleks. Namun tidak saya bagikan di sini, insyaALLAH di lain waktu akan saya coba share kepada teman-teman guru bahasa Inggris.

Semoga tulisan saya mengenai metode mengajar presentasi ini memberikan manfaat atau inspirasi bagi para guru bahasa Inggris dimanapun teman-teman berada.

Mungkin ada hal yang kurang tepat atau mungkin salah dalam mengajarkan presentasi dengan pola saya ini. 
Saya sangat senang jika ada di antara teman-teman guru bahasa Inggris yang sudikiranya memberikan masukan melalui kolom komentar di bawah sini, atau boleh juga via contact form.

Bagi yang ingin menyumbang tulisan berupa Teacher's Voice di situs saya, jangan sungkan untuk menghubungi saya via form contact atau boleh juga langsung komen di bawah sini.

Ingin Cepat Bisa Bicara Bahasa Inggris, Tapi Semuanya Butuh Proses ...

January 14, 2022 Comment

 Banyak sekali orang-orang di seputaran saya bertanya "bagaimana caranya bisa bahasa Inggris dengan cepat". Menurut saya pribadi tidak ada cara instan untuk bisa berbicara bahasa Inggris kecuali kita mau sacrifice waktu, tenaga untuk belajar, dan tekun secara konsisten.

Pertanyaan saya adalah "kenapa orang-orang ingin instan bisa berbicara bahasa Inggris?". Emangnya mau kemana atau kenapa harus cepat bisa?. Mungkin ada yang kepepet ingin bisa Bahasa Inggris di karenakan ia nya melihat peluang seperti beasiswa keluar negeri, kesempatan kerja atau magang keluar negeri, atau nge fans dengan seseorang di luar negeri. Nah saat itu tiba barulah sadar untuk belajar Bahasa Inggris.



Saya tidak mampu mendefinisikan "bisa" berbahasa Inggris itu sejauh mana. Pakai alat ukur apa seseorang dikatakan "bisa" bahasa Inggis. Atau hanya sekedar menjawab beberapa pertanyaan tentang perkenalan diri itu sudah cukup dikatakan "bisa" bahasa Inggris? Definisi ini tidak jelas clear cut nya. 

Ada yang berpendapat bahwa "bisa" bahasa Inggris kalau hanya sekedar perkenalan diri. Ada juga berpendapat "bisa" bahasa Inggris kalau seseorang itu sudah cuap-cuap cas cis cus bahasa Inggris. Wow.

Menurut saya pribadi tidak ada kata instan dalam belajar bahasa Inggris. Semuanya itu perlu proses. Mulai dari belajar tentang vocabulary, menyusun phrases, membuat kalimat pendek hingga mampu membuat cerita sederhana.  

Ada diantara kita yang muali belajar bahasa Inggris sejak SD, ada juga yang belajar sejak SMP (saya salah satunya), atau ada juga di usia yang sudah dewasa. Pastinya masingmasing kita memiliki hambatan dalam belajar. Namun pun begitu saya yakin bahwa teacher kita akan berusaha dalam mengajarkan bahasa asing yang cukup populer itu serta juga menyemangati kita. 

Ini bukan proses pembuatan mie seduh yang cukup 5 menit saja di siram air panas, maka siap di santap. Proses belajar bahasa Inggris itu harus di nikmati dan menyadari bahwa kita ingin terus belajar walaupun bukan di dalam kelas dan tanpa guru sekalipun. 

Dari saya ada beberapa tips untuk terus semangat belajar bahasa Inggris.

1. Membaca - Yes, read. Membaca apa saja yang kita rasa kita menyukai nya. Contoh: saya suka baca baliho di jalanan yang ada tulisan bahasa Inggris. Dari situ saya cuma baca aja kosa-kata yang ada di baliho itu tanpa harus mikir panjang tentang apa atinya. Yes, you don't need to know everything when you read. It is part of practice. Nanti, one day jika kalian baca lagi kata-kata tersebut dan penasaran artinya, silakan cari sendiri di kamus (atau online). Jangan tanya sama orang lain (kamus berjalanan) biasanya cepat lupa. 

2. Nonton Film Berbahasa Inggris. Baik menggunakan subtitle maupun tidak, itu merupakan pilihan saat kita sedang practice.

Mari k 

Usually Messy

January 13, 2022 Comment

 Below is the test 

So, in order to make the new professional blog. We Must focus now.



Ini adalah test Quote line nya.